Minggu, 31 Juli 2016

“ Aku adalah Aku dan di dalam Aku ada Aku "

Bismillahirrohmaanirrohim. Kumulai dengan kutipan ayat dari surat Al-Kahfi ayat ke-91 yang artinya “sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya”; dan ku harap Dia menuntuntanganku yang menulis ini dengan kesempurnaan kehendaknya yang jauh dari “fana”.Sesuai dengan kodratnya, manusia senantiasa berhasrat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan, Allah pun telah menunjukkan jalan itu kepada umat manusia. Dalam surah Al-Baqarah ayat 186 Allah berfirman: “Dan, apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Akuadalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa kepada-Ku.”Dalam ayat lain, dikatakan: “Dan, kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha luas (rahmatnya) lagi Maha Mengetahui. (QS Al-Baqarah: 115). Pada surah Qaaf ayat 16 disebutkan: “Dan, sesungguhnya Kami menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya. Dan, Kami lebih dekat kepadanya dari urat lehernya.”Detak hidup adalah Alloh yang meliputi segala sesuatu; Manusia, Hewan, Tumbuhan, zat, sifat, Kata-kata dan sebagainya diliputi oleh Alloh yang maha tunggal. Sifat-sifatnya meliputi apa yang ada diantara yang hidup dan yang mati, yang besar dan yang kecil, yang hak dan yang batil, yang kaya dan miskin, yang rendah dan tinggi_singkatnya segala yang berpasangan yang telah “diadakannya”.Dia suci dari segala prasangka akan ketidakpastian dan bersih dari semua ketidak selarasan dan perselisihan akan kodrat sang khalik yang telah diciptakannya, dan hanya untuknya. Suci yang berarti tanpacela, tanpa cacat dan tanpa kekurangan akan semua kehendaknya karna Dialah tempat bersandarnya segala kehendak dan harapan serta pinta segala yang bernafsu.Aku baru saja kembali ke tulisan ini setelah mencarikan gembok bapakku yang hilang dan aku menemukannya. Mungkinkah ini isyarat bahwa segala sesuatu itu, saat ini masih terkonci dengan kuat?, maka dengan kehendakmu yang agung, kuharap mala mini engkau membukakan pintu itu kepadaku dan memberikanku keleluasaan menyelami isi kalbuku yang terdalam sehingga otakku dapat mencerna kearifan dari alam fikir yang telah kau anugrahkan kepadaku sebagai manusia.Demi mewujudkan wujudmu yang benar-benar ada, dan mustahil akan ketiadaan sehingga menghilang, temanilah aku dalam meneliti setiap keberadaanmu di dunia dimana aku berada saat ini sebab aku hambaMu yang sedang mencari wujud keberadaanmu atas diriku, karna engkau pastilah meliputiku jua.Muncullah kalimat yang membingungkan “Aku adalah Aku dan di dalam Aku ada Aku:”. Engkau berhak untuk membiarkanku menikmati kebingungan ini karna ketika aku bingung, maka disanalah engkau akan menunjukkan keberadaanmu sebab ketika aku mencariMu, engkau akan betul-betul dekat denganku, dan dalam kebingungan ini engkau semakin nyata adanya sebab dengan adanya diriMu aku mulai bingung.Aku letakkan harapan diriku kepada ke-20 sifatnyayang maha terpuji sehingga kesemuanya menyatu menjadisebuah kesempurnaan. 2 (dua) berarti aku dan dia, sedangkan 0 (nol) berarti suatu ketiadaan, atau peleburan akan batas-batas sang khalik dan mahluk; sehingga keberadaan sifat yang 20 itu pada diriku akan mengembalikanku kepada suatu ketiadaan, yaitu ketiadaanakan aku sebagai mahluk fana yang senantiasa mengagungkan fisiknya. Ketika aku menyadari dengan sebenar-benarnya akan berduanya aku denganNya maka aku akan tiada.Namun, masih tetap “ketiadaan” yang rumitkarna semua itu belumlah nyata.Di dalam alam fikir ini ingin kucoba menelaah isi terdalam sanubariku dengan “bermain-main” dalam alam fikir (sementara) ini dengan mencoba mengupas kesejatian sifat tuhanku yang masih rumit ketika aku menulis kata demi kata pada saat ini. Dengan mengucap “tiada daya dan upaya Melainkan engkau yaaAlloh”.Sedemikian jelasnya engkau kabarkan kepadaku akan sifat-sifatMu yang agung agar aku dapat menyelami dan mendalamiMu wahai Tuhanku, sebab keberadaan sifat-sifatMu itulah yang meyakinimu sebagai tuhan yang meliputiku. Sifatmu suci tanpa cela dan kekurangan, dan mengingkarinya akan membawa kesesatan dan petaka yang nyata. Didalamnya terdapat rahasia besar untuk kugali agar benar-benar dekat denganmu sebab bagaimana aku menghampirimu tanpa mengenalmu_malulah rasanya. Dan bagaimana aku mengenalmu tanpa aku mengetahui bagaimana engkau melalui sifatmu. Sebab itu, izinkanlah aku menghampiri untuk bersamamu sebagai kekasihmu dengan mengenalmu untuk menghampirimu melalui mendalami sifat-sifatMu.

bejilbab Tapi tekanjang

TAK TAU MALU
>Itulah fenomena tanda tanda akhir zaman yang semakin nyata sekarang iniTidak ada rasa malu,tak ada rasa berdosa.Semuanya berjalan terlihat biasa saja.Mengaku Islam agamanya.Mengaku Allah yaitu tuhannya.Mengaku Al-Qur’an pedoman hidupnya.Mengaku Muhammad yaitu nabinya.Namun sayang pengakuan imannya cuma berhenti di lisan semata.Tidak hingga pada dinding hatinya terutama ruang hati terdalam.Tidak terlihat dari perbuatannya yang ada justru prilaku seperti tidak ber-Tuhan.Miris lihat insan bernama wanita.Berjalan berlenggok dengan aurat terbuka.Cengar – cengir mempertontonkan badan mengundangsyahwat durjana.Mengadu tubuh s***i pada satu serta yang lain.Semakin kecil baju makin s***i katanyasemakin sempit makin aduhai katanyasemakin ketat makin sempurna katanyaBangga sama tubuhnyanamun dikufuri dengan mengumbarnya kemana-mana.Dinasehati jadi nyinyir “jangan sok suci”.Pakaian tidak masalah katanya yang penting hati..Tuturnya mau ke Syurga namun terasa benar sendiri..walau sebenarnya, di syurga tidak ada wanita seperti ini.Boro-boro ke syurga, mencium wanginya saja tidak bisadi nikmati.Ada juga wanita dengan kerudung modisKerudung berjambul seperti punuk onta. Sadis!Berkerudung Sesuai syariat katanya, buat miris Jilbab panjang disebutkan kuno tidak necis.Begini, Jilbab sesuai tuntunan zaman. Tragis!Beribadah ini butuh ilmu Tidak asal pakai dengan tafsir sendiriDiberi tau sama yang faham, belaguTerus pilih punuk onta katanya agar percaya diriBegitulah fenomena zaman sekarangIman tergerus dengan barang daganganYang penting keren turut ke barat-baratanTelah lupa ama perintah Tuhan.Maksiat terbentang jadi biasaYang nentang jadi disebut Islam-IslamanDituduh Islam Aliran Begitulah,Yang salah dibenarkanYang benar disalahkanNamun tak sedikit yang terus bertahanPada ajaran yang tertuang dalam Al-qur’anBerpakaian iman, berjilbab panjangWalau kadang datang cibiran“ih, ini Islam apaan?? ”“Ada dua golongan dari masyarakat neraka yang belum pernah saya saksikan :1 Satu golongan yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan2 para wanita yang berpakaian namun te****ang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring.Wanita seperti ini tidak akan masuk surga serta akan tidak mencium baunya, meskipun baunya tercium selama perjalanan sekian serta sekian. ” (HR. Muslim no. 2128)Astagfirullah….Ya Allah, Ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, baik sengaja maupun tak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu supaya kami selalu dekat kepada-Mu sampai akhir hayat.

Sabtu, 30 Juli 2016

Kemajuan Korea Selatan Setelah Terinspirasi Satu Ayat Al Quran

Siapa yang mengikuti Al Quran untuk kebaikan akhirat dengan landasan iman, pasti akan mendapatkan surga. Siapa yang mengikuti Al Quran untuk kebaikan dunia, insya Allah hasilnya juga akan terlihat di dunia. Dan siapa yang mengikuti Al Quran seluruhnya, niscaya akan mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat sekaligus.Berikut ini kisah kemajuan Korea Selatan setelah mengambil inspirasi dari satu ayat Al Quran. Kisah ini banyak beredar di media sosial.Suatu ketika seorang menteri negeri jiran menerima seorang menteri sejawat dari Korea.Saat berjalan menuju ruang tamu, sang menteri Korea melihat sebuah ‘hiasan’ pigura yang indah menempel. “Lukisan apa itu?,” tanyanya.Tuan rumah menjelaskan bahwa itu bukan lukisan melainkan sebuah kaligrafi dari Al Qur’an yang berbunyi: Innallaha laa yughayyiru maa biqaumin hatta yughayyiru maa bi ‘anfusihim.“Apa artinya?”“Sesungguhnya Allah (God) tidak akan mengubah sebuah kaum sehingga kaum itu mengubah apa yang ada pada dirinya”Menteri Korea ini terpana dan manggut-manggut.Beberapa tahun berselang, menteri negeri jiranini mendapat undangan sang sahabat Korea-nya untuk berkunjung ke negeri gingseng tersebut.Menteri negeri jiran sangat terkejut dengan perkembang Korea Selatan yang luar biasa. Di mana sang kolega saat itu sudah menjabat sebagai perdana menteri.Menteri jiran bertanya apa resepnya. Sang Perdana Menteri mengatakan bahwa dirinya terinspirasi oleh kaligrafi yang dilihatnya saat berkunjung ke Malaysia beberapa tahun silam. Dia menerapkan ujaran kaligrafi yang luar biasa itu dengan menumbuhkan kembali semangat Hwarang yakni amanah, berani, disiplin, rajin dan setia untuk mengubah pribadidan karakter jajaran pemerintahnya di segala lini sehingga dampaknya menjadi seperti saat ini.Sang menteri jiran bergumam: “Non muslim menerapkan satu ayat dalam Al Quran dengan sungguh-sungguh hasilnya begitu menakjubkan. Sementara umat Islam membahas ribuan ayat dengan penuh perdebatan yang sayang nyaris nihil implementasi… ”Kisah dari Tan Sri Junaid Sanusi… Wallahu’alam. And sya kutip dari VOAUMAT

Malas Dan merasa kenaq

-Kebanyakan dari sifat manusia hanya ingin berubah,hanya ingin sukses, namun untuk menjalankannya mereka malas, jika kamu tanya kepada mereka tentang resiko yang di terima ketika malas mendera mereka, mereka mengetahui akibat dari sifat malas, mereka mengakambing hitamkan sesuatu yang lain, mereka menganggap ini semua sudah takdir Allah taale, padahal tuhan bae menyuruh hambanya untukmeminta kepada tuhannya apapun yang mereka inginkan, dan tuhan akan mengabulkannya, dan satu hal yang penting, doa yang paling ampuh adalah doa yang berbentuk tindakan daet pegawean, jika tanapa berusaha, bagaimana rezeki akan datang,Itulah kebenaran yang semua orang mengakuinya, maka jangan menyalahkan orang laen jika saat ini kamu miskin, itu semua salahmu sendiri, kamu malas bekerja, kamu malas belajar, kamu juga malas berfikir, walaupun untuk kebaikanmu sendiri, hehe.. oke, langsung kita lihat yuk kata kata sindirannya..Jika kamu takut jeleng, maka hindarilah sifat malas, karena malas daet jeleng adalah teman akrab.JIka kamu ingin sukses menjauh darimu, maka bermalas malasanlah.kendeq begantung kepada orang lain, belajarlah untuk berusaha sendiri, pasti kamu bisa juga melakukannya.Jika kamu mau berusaha pasti akan ada rezekiYang malas, aiq daon pun tak sempat di cicipi, sedangkan yang rajin daging empong-empong pun sempat di nikmati.Hanya orang malas yang selalu mengatakan tidak punya waktu.JIka kamu telah berusahe walaupun tidak kaya namun hidup kamu sudah pastin aq tenang, tapi kalau tidak berusaha dari mana rezeki datang..Otak berisi mudah rezeki, otak kosong payah rezeki.Bukan pohon yang tidak timbuh, bukan pula salah tanaq yang kurang raboqn, bukan keuntungan yang tidak cukup, laguq ndeqn mengerti perhitungannya.Aiq pasang surut, angin berhembus kesana kemari, aiq satu gelas, mana mungkin untuk endaosi. JIka kamu malas memasukkan makananmu ke mulut, maka kamu akan mati kelaparan.Tanyalah pada orang sukses, apakah orang yang malas en sukses.Orang yang paling sial adalah orang yang malas belajar.Hewan aja tidak mau duduk dalam kegelapan, apalagi manusia.

Jumat, 29 Juli 2016

CERITE TONGAQ: CERITE TONGAQ LEQ NEGERI JIRAN

CERITE TONGAQ: CERITE TONGAQ LEQ NEGERI JIRAN

STOP menggunakan Kata "Sunah Rasul" untuk ML dimalam Juma't

Stop Menggunakan Kata ”SUNNAH RASUL” Dimalam Jumat, Baca Nih Akibatnya..... Sudah menjadi kebiasaan kalau hari kamis malam (atau malam Jumat), banyak tersebar kicauan atau status di social media yang isinya berkisar pada perkataan “Sunnah Rasul”. Begitu juga dalam pergaulan sehari-hari di dunia nyata, istilah tersebut juga sering terdengar. Menurut mereka, istilah “Sunnah Rasul” yang populer di malam Jum’at adalah penghalusan dari hubungan suami istri atau ML. Coba lihat sejenak hasil penelusuran super singkat ini, bagaimana ribuan kicauan serasa berlomba-lomba menyebut istilah “Sunnah Rasul”. Bagi mereka yang muslim dalam mengucapkan istilah itu bisa jadi karena ingin menutupi sesuatu yang dianggap vulgar / tabu baginya bila disampaikan dalam ruang publik. Tapi akibatnya fatal, karena telah menyempitkan arti dari sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an menjadi hanya sebuah aktifitas seks belaka. Sedangkan bagi mereka yang berhati fasiq dijangkiti penyakit islamophobia dalam mengucapkan istilah itu bisa jadi hanya ingin mengolok-olok, karena baginya ajaran Islam identik dengan urusan sex atau selangkangan. Sehingga tidak segan-segan menuduh dan melecehkan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam yang katanya doyan kimpoi dan pedofilia. (Insya Allah, soal ini nanti akan saya bahas) Dari mana asalnya muncul istilah “Sunnah Rasul” yang di-identikkan dengan aktivitas ML? Semuanya berawal dari hadits ini: Barangsiapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat (kamis malam) maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi.” Dalam hadits yang lain ada disebutkan sama dengan membunuh 1000, ada juga yang menyebut 7000 Yahudi. Sebenarnya bagaimana derajat hadits tersebut, apakah shahih, dhaif atau palsu? Hadits di atas tidak akan ditemukan dalam kitab manapun, baik kumpulan hadits dhaif apalagi shahih. Kalimat tersebut tidak mempunyai sanad / bersambung ke sahabat, apalagi ke Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam. Yang akhirnya pada satu kesimpulan bahwa hadits “Sunnah Rasul” di atas adalah sama sekali bukan hadits, itu hadits PALSU yang telah dikarang oleh orang iseng, orang tidak jelas, dan tidak bertanggung-jawab yang mengatasnamakan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan kita tidak akan menemukan satu-pun hadits Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam tentang berhubungan suami istri pada malam-malam tertentu, termasuk malam Jum’at. Kemudian lanjutan penelusuran singkat malam ini di “timeline pencarian”, pandangan mata saya tertarik pada sebuah kicauan yang berbunyi: Kalau menikah itu harus,,kenapa namanya harus sunnah rasul,,bukannya fardu ain,,,kenapa?? Pertanyaan ini mungkin mewakili ke-awam-an dalam masyarakat kita. Hukum pernikahan dalam Islam itu bisa Wajib, bisa Sunnah, bahkan bisa Haram, bisa Makruh, atau bisa Mubah; yang semuanya itu tergantung kondisi / latar belakang dalam pernikahan tersebut. Sedangkan dalam soal berhubungan badan (jima’), yang SALAH adalah pasangan suami istri tersebut meng-khusus-kan malam Juma’t untuk berhubungan badan dengan niat untuk mengamalkan hadits Palsu di atas dan “bersemangat membunuhi ribuan Yahudi” seperti dalam postingan yang menyesatkan di sini: [Kompasiana] Saatnya Membunuh Yahudi Malam Ini. Bagi yang punya akun Kompasiana, silakan menasehati pemilik jurnal tersebut. Kalau mau berhubungan badan dengan pasangan sah-mu, jangan mengkhusus-kan hari-hari, kemudian lebih baik itu diniatkan sebagai ibadah sehingga diawali dan diakhiri dengan do’a. Berhubungan badan dengan pasangan sah adalah merupakan ibadah seperti sabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam: Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” [HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah]. Di Indonesia sangat subur akan hadits-hadits palsu dan dhaif (lemah) yang beredar dan bermaksud untuk menyesatkan dan membodoh-bodohi umat. Oleh karena itu berhati-hatilah, kawan! Mari STOP mengatakan “Sunnah Rasul” sebagai pengganti dari istilah berhubungan suami istri alias ML ! Karena itu dosa besar. Bahkan meskipun itu ucapan dalam bentuk “kode”, karena itu sama dengan menyuburkan kedustaan. Dikatakan berdusta karena mengatakan sebuah hadits padahal Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengatakan apa-apa terhadap yang dikatakan itu. “Kode” itu misalnya begini: Papa: “Mah, ntar malam kita berburu dan membunuhi Yahudi yuk!” Mama: “Maaf, pah, Yahudi nya sudah habis” kode kalau si mama lagi datang bulan / pms Pasutri (pasangan suami istri) terpaksa menggunakan bahasa sandi tersebut agar komunikasinya sulit dipahami anaknya di dalam rumah. Bercanda seperti ini hanya akan menumbuh-suburkan kedustaan hadits tersebut. Itupun akan dituntut di akherat kelak. Maka silakan cari kode atau bahan candaan yang lebih bermutu. Lantas, apa sih sebenarnya Sunnah Rasul itu? Definisi yang benar tentang Sunnah Rasul dalam Islam mengacu kepada sikap, perilaku / tindakan, ucapan dan cara Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam menjalani hidupnya. Sunnah merupakan sumber hukum kedua dalam Islam, setelah Al-Quran. Narasi atau informasi yang disampaikan oleh para sahabat tentang sikap, tindakan, ucapan dan cara Rasulullah disebut sebagai hadits. Sedangkan Sunnah yang diperintahkan oleh Allah disebut Sunnatullah. Keseharian dan perilaku Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan gambaran kesempurnaan utuh seorang manusia. Akhlak Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam merupakan kesempurnaan akhlak pada diri seseorang yang harus diikuti dan diteladani. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “Sungguh telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu.” [QS Al Ahzab: 21]. Bagi seorang Muslim, mengikuti sunnah atau tidak bukanlah suatu “kebebasan memilih”. Sebab mengamalkan ajaran Islam sesuai garis yang telah ditentukan oleh Rasulullah adalah KEWAJIBAN yang harus ditaati, sebagaimana difirmankan dalam Al-Qur’an: Dan apa yang Rasul berikan untukmu, maka terimalah ia, dan apa yang ia larang bagimu, maka juhilah.” [Q.S. Al-Hasyr: 7] Sunnah merupakan kunci untuk memahami pesan-pesan Al-Qur’an dan sebagai perangkat pengurai yang menunjuki dari dalil-dalil yang tersedia di dalamnya. Al-Qur’an diturunkan hanya memuat prinsip-prinsip dasar dan hukum Islam secara global sebagai aturan hidup, sedang sunnah mengajarkan petunjuk pelaksanaannya; jadi sunnah sangat diperlukan jika seseorang hendak mengamalkan secara benar ajaran Islam guna menjadi seorang Muslim yang hakiki. Hal ini dinyatakan dalam Al-Qur’an: Siapa yang taat kepada Rasul, maka ia taat kepada Allah.” [Q.S. An-Nisaa': 80] Apakah ada Sunnah Rasul yang ada keterkaitannya dengan aktivitas pada hari Jumat (atau malam Jum’at)? Ada. Hadits di bawah ini shahih. Memperbanyak membaca shalawat. Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Perbanyaklah shalawat kepadaku pada pada hari Jum’at dan malam Jum’at. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Al Baihaqi) Membaca Al-Qur’an khususnya surat Al Kahfi. Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua Jum’at.” (HR. Al Hakim) Memperbanyak do’a. Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: Hari Jum’at itu dua belas jam. Tidak ada seorang muslim pun yang memohon sesuatu kepada Allah dalam waktu tersebut melainkan akan dikabulkan oleh Allah. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ‘ashar.” (HR. Abu Dawud) Membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan dalam Sholat Subuh. Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca pada shalat Shubuh di hari Jum’at “Alam Tanzil …” (surat As Sajdah) pada raka’at pertama dan “Hal ataa ‘alal insaani hiinum minad dahri lam yakun syai-am madzkuro” (surat Al Insan) pada raka’at kedua.” (HR. Muslim) Dan dianjurkan ketika di rakaat pertama sampai pada bacaan ayat ke 15, imam sujud diikuti oleh makmum. Setelah sujud, imam berdiri kembali membaca ayat selanjutanya sampai selesai. Shalat Jum’at, Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: Salat Jumat itu wajib atas tiap muslim dilaksanakan secara berjamaah terkecuali empat golongan yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil dan orang sakit.” (HR.Abu Daud dan Al Hakim) Jadi, kalau bicara Sunnah Rasul di hari Jumat dan malam Jum’at, ya silakan kaitkan dengan LIMA aktivitas yang disebutkan di atas. Jangan dikaitkan dengan nge-seks atau ML. Bagi pasutri, kalau mau ML bisa kapan saja, tidak ada hari istimewa. Mari menjaga, memelihara dan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam yang selama ini menjadi hukum syariat kedua setelah Al-Qur’an.